Postingan populer dari blog ini
Apa Itu Sustainable Development Goals (SDGs)? Dan Apa Hubungannya dengan Pembangunan Berkelanjutan? Bagaimana Sejarah SDGs?
SDGs ( Sustainable Development Goals ) merupakan penyempurnaan tujuan Pembangunan Millenium Development Goals ( MDGs ). SDGs atau disebut juga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah agenda yang terkadung dalam dokumen: Transforming our Word : The 2030 Agenda for Sustainable Development yang disepakati dalam puncak PBB pada 25-27 November 2015. Negara-negara anggota PBB, termasuk Indonesia telah menandatangani kesepakatan sebagai bukti dari komitmennya untuk melaksanakan SDGs. Sebanyak 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan 169 target yang ditetapkan seluruhnya saling terintegrasi dan tidak dapat dipisahkan, saling menyeimbangkan dari tiga dimensi pembangunan berkelanjutan yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan. Prinsip lain yang tidak kalah penting dari Pembangunan Berkelanjutan adalah bahwa tidak seorangpun ditinggalkan dalam pencapaiannya. Prinsip Tidak Ada Yang Ditinggalkan ( No One Left Behind ) hal ini bukan hanya dalam subyek peneima manfaat dari program p...
Penjabaran Tujuan Ketiga Sustainable Development Goals (SDGs) "Kehidupan Sehat dan Sejahtera" atau "Good Health dan Well-Being"
Kehidupan Sehat dan Sejahtera ( Good Health and Well-Being ) Kesehatan dan kesejahteraan yang baik diartikan sebagai keadaan holistik dari kesejahteraan fisik, mental, dan sosial serta kualitas pengalaman hidup. Kehidupan Sehat dan Sejahtera atau Good Health and Well-Being bertujuan untuk menghilangkan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, serta meningkatkan pertanian yang berkelanjutan. Tercapainya tujuan SDGs yang ketiga ini merupakan tanggung jawab dan kemandirian di tingkat individu, keluarga, dan masyarakat yang didukung oleh ilmu-ilmu kimia pangan yang meliputi kimia organik dan anorganik, biokimia, toksikologi, ilmu gizi, ilmu pertanian dan pengolahan pasca panen, dan ilmu literasi. Masyarakat dapat memperoleh literasi tentang kimia pangan lewat sekolah, universitas atau dengan berperan secara aktif mengikuti program-program yang berbasis masyarakat seperti ibu-ibu PKK, Karang Taruna, dan organisasi olahraga di bawah Kementrian Pemud...

Komentar
Posting Komentar